Sabtu, 07 November 2020

Dhya Listydhar Tugas Individu Sistem Oprasi

 TUGAS 4 FILE SYSTEM


1. Pengimplementasian Sebuah Direktori Dalam Disk

    Silberschatz, Galvin dan Gagne mengkategorikan operasi-operasi terhadap direktori sebagai berikut:

 1. Mencari Berkas

    Mencari lewat struktur direktori untuk dapat menemukan entri untuk suatu berkas tertentu. Berkas-berkas dengan nama yang simbolik dan mirip, mengindikasikan adanya keterkaitan diantara berkas-berkas tersebut.

2. Membuat berkas

Berkas-berkas baru perlu untuk dibuat dan ditambahkan ke dalam direktori.

3. Menghapus berkas

Saat suatu berkas tidak diperlukan lagi, berkas tsb perlu dihapus dari direktori.

4. Menampillkan isi direktori

Menampilkan daftar berkas-berkas yang ada di direktori, dan semua isi direktori dari berkas-berkas dalam daftar tersebut.

5. Mengubah nama berkas

Nama berkas mencerminkan isi berkas terhadap pengguna. Oleh karena itu, nama berkas harus dapat diubah-ubah ketika isi dan kegunaannya sudah berubah atau tidak sesuai lagi. Mengubah nama berkas memungkinkan posisinya berpindah dalam struktur direktori.

6. Akses Sistem berkas

Mengakses tiap direktori dan tiap berkas dalam struktur direktori. Sangatlah dianjurkan untuk menyimpan isi dan stuktur dari keseluruhan sistem berkas setiap jangka waktu tertentu. Menyimpan juga dapat berarti menyalin seluruh berkas ke pita magnetik. Teknik ini membuat suatu cadangan salinan dari berkas tersebut jika terjadi kegagalan sistem atau jika berkas itu tidak diperlukan lagi.

Sedangkan Tanenbaum juga menambahkan hal-hal berikut sebagai operasi yang dapat dilakukan terhadap direktori tersebut :

    • membuka direktori
    • menutup direktori
    • menambah direktori
    • mengubah nama direktori
    • menghubungkan berkas-berkas di direktori berbeda
    • menghapus hubungan berkas-berkas di direktori berbeda.

Macam-macam struktur direktori pada sistem berkas :

1. Direktori satu tingkat (Single Level Directory)

Struktur Direktori ini merupakan struktur direktori yang paling sederhana. Semua berkas disimpan dalam direktori yang sama.

Gambar Single Level Directory

Direktori satu tingkat memiliki keterbatasan, yaitu bila berkas bertambah banyak atau bila sistem memiliki lebih dari satu pengguna. Hal ini disebabkan karena tiap berkas harus memiliki nama yang unik.

2. Direktori dua tingkat (Two Level Directory)

Pada direktori dua tingkat membuat direktori yang terpisah untuk tiap pengguna, yang disebut User File Directory (UFD). Ketika pengguna login, master directory berkas dipanggil. MFD memiliki indeks berdasarkan nama pengguna dan setiap entri menunjuk pada UFD pengguna tersebut. Maka, pengguna boleh memiliki nama berkas yang sama dengan berkas lain.

Meskipun begitu, struktur direktori dua tingkat  ini masih memiliki kerugian, terutama bila beberapa pengguna ingin mengerjakan tugas secara kerjasama dan ingin mengakses berkas dari salah satu pengguna lain. Beberapa sistem secara sederhana tidak mengizinkan berkas seorang pengguna diakses oleh pengguna lain.

3. Direktori dengan Struktur Tree

Dalam struktur ini, setiap pengguna dapat membuat subdirektori sendiri dan mengorganisasikan berkas-berkasnya. Dalam penggunaan normal, tiap pengguna memiliki apa yang disebut direktori saat ini. Direktori saat ini mengandung berkas-berkas yang baru-baru ini digunakan oleh pengguna.

4. Direktori dengan Struktur Graf Asiklik (Acyclic structured Directory)

Direktori dengan struktur tree melarang pembagian berkas/direktori. Oleh karena itu, struktur graf asiklik memperbolehkan direktori untuk berbagi berkas atau subdirektori. Jika ada berkas yang ingin diakses oleh dua pengguna atau lebih, maka struktur ini menyediakan fasilitas sharing.

5. Direktori dengan Struktur Graf Umum

Masalah yang timbul dalam penggunaan struktur graf asiklik adalah meyakinkan apakah tidak ada siklus. Bila kita mulai dengan struktur direktori tingkat dua dan memperbolehkan pengguna untuk membuat subdirektori, maka kita akan mendapatkan struktur direktori tree. Sangatlah mudah untuk mempertahankan sifat pohon, akan tetapi, bila kita tambahkan sambungan pada direktori dengan struktur pohon, maka sifat pohon akan musnah dan menghasilkan struktur graf sederhana.


2. Keunggulan File System UNIX dan Window

    A. Keunggulan Unix

  • Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client Pengembangan Java.
  • Stabilitas yang terkenal dan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan Windows NT.
  • Telah tersedia sistem operasi Unix versi “hampir” gratis.

    B. Keungulan Windows

  • Windows adalah sistem operasi yang user-friendly. Tampilannya begitu bersahabat bagi para pengguna, sehingga pengguna mudah menggunakan (End user artinya orang yang awam tentang komputer, orang biasa yang akan menjalankannya).
  • Selain itu, dukungan hardware yang lengkap.
  • Banyaknya aplikasi yang diperuntukkan bagi platform Windows. Karena hampir 80% SO Windows digunakan di dunia, sehingga banyak aplikasi yang diciptakan untuk SO ini, bahkan yang freeware pun banyak.
  • Bisa sharing komputer untuk di jalankan di LINUX dengan Live DVD-nya.
  • Compatible yaitu bisa diinstal pada PC apapun.
  • Jika bermasalah mudah diperbaiki karena banyak ahli yang memahami SO ini.
  • Pengguna bisa sharing dari data aplikasi yang lain dengan mudah.
  • Pengguna bisa menjalankan lebih dari satu aplikasi pada saat yang bersamaan.
  • Pengguna bisa membuka lebih dari satu file dalam waktu yang bersamaan

Referensi :

https://riyani87.wordpress.com/2010/05/28/struktur-direktori-pada-sistem-berkas/
https://www.belajarlinux.org/perintah-dasar-mengelola-file-dan-direktori-linux/
https://www.dosenpendidikan.co.id/dos-adalah/
https://miinformatika11.wordpress.com/2013/05/09/samakah-direktori-dengan-folder/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar