Sistem Oprasi
Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
Berikut adalah sejarah sistem oprasi DOS, Windows, MAC. Linux, Android
1. Sejarah Sistem Oprasi DOS
Pengertian DOS
Disk Operating System merupakan sebuah program perangkat lunak yang masuk dalam kategori sistem operasi dengan berbasis teks. Artinya seluruh perintah untuk menjalankan berbagai macam fungsi harus diketika dengan teks secara manual, berbeda dengan Graphich User Interface yang tersaji secara grafis sehingga memudahkan pengguna dalam menjalankan komputer , pengguna DOS harus memiliki kemampuan dan daya ingat yang luar biasa, karena harus menghafalkan berbagai macam perintah untuk menjalankan fungsi program.
Sejarah DOS
Sejarah diciptakannya DOS dimulai pada tahun 1980-an dimana ketika itu sebuah tim yang bernama Paterson yang berasal dari Seattle Computer menulis sebuah program sistem bernama Quick and Dirty Operating System atau disingkat dengan QDOS. Kemudian Paterson memasarkan sistem buatanya itu dengan nama 86-DOS karena memang dikhususkan untuk komputer Intel. Setelah itu ternyata yang membeli QDOS adalah Bill Gates (Pendiri Microsoft). Tidak tanggung-tanggung yang dibeli oleh bill gates adalah licensinya, sehingga bill gates bisa memasarkan sendiri.
Pemasaran yang dilakukan oleh Bill Gates ternyata tertuju kepada perusahaan raksasa pada waktu itu yang bernama IBM. Kemudia Bill Gates menjual QDOS ke IBM. Lalu IBM dengan basis dari QDOS meluncurkan kembali sebuah sistem operasi bernama PC-DOS yang dibeli dari microsoft. Setelah sukses menjual QDOS ke IBM, kemudia microsoft terus melakukan pengembangan sendiri dari licensi yang dia punya.
Akhirnya pada tahun yang sama microsoft untuk pertama kalinya menjual sebuah sistem operasi yang mereka beri nama MS-DOS yang terus dikembangkan sampai sekarang menjadi Windows 10. Dalam perjalananya MS-DOS terus melakukan persaingan terutama dengan Apple yang meluncurkan Machintosh dengan fitur yang sangat luar biasa pada waktu itu karena sudah menggunakan konsep Grafik User Interface yang mendukung penggunaan Mouse. Tidak mau kalah, microsoft juga meluncurkan sistem operasi terbarunya yang diberi nama dengan MS-DOS v3.0 yang mendukung penggunaan Harddisk dengan kapasitas luar biasa pada waktu itu yaitu 10 MB.
Fungsi DOS
Dahulu fungsi DOS adalah untuk menghubungkan pengguna komputer dengan perangkat komputernya, karena DOS merupakan sistem operasi yang sangat rumit pada waktu itu, dan tergolong sederhana jika kita melihat di zaman sekarang. DOS berfungsi untuk menjalankan berbagai macam program aplikasi yang tersedia, dan yang paling populer saat itu adalah sistem operasi sejenis word, atau pengolah kata, namun untuk menggunakannya harus menguasai berbagai macam kode program untuk menyeting struktur dari dokumen yang ingin di cetak, dan program aplikasi tidak terpasang secara permanen.

Disk Operating System
Saat ini DOS juga masih ada, dan bisa kita temui di sistem operasi windows dengan nama MS-DOS, saat ini kita bisa menggunakan MS-DOS untuk berbagai macam keperluan layaknya kita menggunakan sistem operasi windows berbasis Grafik User Interface. Dengan menjalankan program aplikasi atau menjalankan perintah menggunakan MS-DOS proses perintah akan lebih cepat dan ringan karena tidak perlu menampilkan grafis yang tinggi seperti menjalanakan Grafik User Interface. Dengan menggunakan MS-DOS juga pengembang menjadi lebih mudah dalam mengembangkan sistem operasi dari pihak Microsoft. Bagi pihak pengembang lepas juga bisa lebih nyaman dengan menggunakan MS-DOS karena lebih menghemat sumber daya.
Itulah penjelasan lengkap mengenai pengertian DOS yang dilengkapi dengan sejaran dan berbagai macam fungsinya. Semoga dengan adanya artikel yang membahas pengertian DOS ini bisa menjadi pengetahuan tambahan bagi anda mengenai sejarah sistem operasi dan bagaimana proses perkembangan sistem operasi dari zaman ke zaman. Selain itu anda juga bisa mengetahui bagaimana awal mula persaingan antara microsoft dengan Apple serta IBM yang ceritanya cukup terkenal itu. Sehingga anda mejadi lebih tahu bagaimana microsoft menciptakan sistem operasi ketika pertama yang ternyata bukanlah buatan dari Bill Gates sendiri, tetapi beli dari Paterson, dan sekarang anda tahu, bahwa Bill Gates bukanlah ahli komputer tetapu ahli dalam berbisnis.
2. Sejarah Sistem Oprasi Windows
Sistem operasi Windows merupakan pengembangan dari MS-DOS, sebuah sistem operasi berbasis modul teks dan command-line atau CLI (Command Line Interface). Windows merupakan sistem operasi yang menyediakan lingkungan berbasis grafis (Graphical User Interface (GUI)) dan kemampuan multitasking.
Windows 1.0
Sistem operasi Windows 1.0 dikeluarkan pada tanggal 20 November 1985 dan diresmikan pertama kali pada tanggal 10 November 1983 yang dijuluki dengan Windows Graphic Environment 1.0. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, namun hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis berbasis 16-bit. Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan sama yang dimiliki oleh MS-DOS. Selain itu, Apple yang menuntut Microsoft membuat Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara “tile” saja, sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Tentu saja, Windows 1.0 memiliki cukup banyak kekurangan sehingga belum begitu dikenal di masyarakat.
Windows 2.0
Windows 2.0 mendapatkan keuntungan, karena dapat menggunakan prosesor terbaru pada tahun itu, yaitu Intel 286 Prosesor, memory yang lebih besar, dan fitur komunikasi antar aplikasi dengan menggunakan Dynamic Data Exchange (DDE). Dengan peningkatan dukungan grafis, pengguna sekarang dapat mengatur besar kecil ukuran jendela dan penambahan dukungan untuk keyboard. Jadinya, kita dapat menggunakan Windows dengan hanya berbekal keyboard dan juga dukungan Keyboard Shortcut. Windows 2.0 sendiri di luncurkan pada tanggal 9 Desember 1987. Lalu, rilis selanjutnya yaitu Windows 2.1 sampai Windows 2.03, menambah fitur yaitu Protected Mode dan penggunaan memory yang lebih besar pada prosesor Intel 386.
Windows 3.0
Windows 3.0 dirilis pada tanggal 22 Mei 1990. Windows 3.0 memiliki kemampuan dukungan kartu grafis SVGA atau XGA dan juga icon. Microsoft menyediakan SDK (Software Development Kit) sehingga para developer piranti lunak dapat mengembangkan aplikasi agar mampu berjalan di Windows 3.0 ini. Sistem ini mengenalkan Virtual Device Driver (VXD) yang berguna untuk meminimalisasi ketergantungan setiap driver pada perangkat keras tertentu. Sistem ini berevolusi menjadi Windows 3.1 yang mengenalkan fitur Multimedia dan True Type Font. Sistem ini memudahkan End-User karena adanya fitur Drag and Drop. Windows versi 3.0 ini berkembang menjadi Windows 3.11 yang mendukung aplikasi NetWorking.
Windows 95
Windows 95 yang memiliki nama kode Chicago dalam masa pengembangan dirilis tanggal 24 Agustus 1995. Windows 95 sudah terintegrasi dengan 32-bit TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) dan sudah mendukung jaringan Internet, dial-up networking, dan dukungan Plug and Play, dimana kita bisa menginstall Device dengan hanya mencolok kabel hardwarenya. Versi 32 bit dari Windows 95 terdapat peningkatan kapabilitas multiedia, fitur yang lebih kaya untuk mobile computing, dan Networking yang sudah diintegrasikan.
Windows 98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95.
Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya. Dengan kehadiran Windows 98 mengundang banyak kontriversi saat Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web.
Windows 2000
Windows 2000 termasuk kedalam keluarga Windows NT. Dirilis pada 17 February 2000, Windows 2000 ini khusus dibuat untuk kalangan bisnis. Ada versu Professional, Server, Advanced Server dan Datacenter Server. Untuk pengguna rumahan, Windows merilis Windows ME beberapa bulan kemudian. Fitur-fitur baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game).
Windows ME (Millennium Edition)
Sesuai dengan namanya, Windows ME ini dirilis pada 14 September tahun 2000 yang sering disebut sebagai tahun milenium. Dibandingkan dengan Windows 98, Windows ME memiliki boot time yang jauh lebih cepat. Di Windows inilah pertama kali ada fitur System Restore untuk merestore PC ke titik tertentu jika mengalami permasalahan. Namun demikian, banyak yang menganggap bahwa Windows ME ini adalah produk gagal yang memiliki banyak masalah. Keberadaan Windows ME ini pun segera digantikan oleh Windows NT Family lainnya ( XP, Vista, 7, dan Windows 8).
Windows XP
Pada tahun 2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode “Whistler” selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua. Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun 2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007.
Windows vista
Tanggal 30 November 2006, Microsoft meluncurkan versi baru Windows untuk pengguna rumahan dan kalangan bisnis pada tanggal 30 Januari 2007 dengan nama Windows Vista. Fitur-fitur pada Windows Vista perubahannya boleh dikatakan radikal, terutama pada bagian user-interface. Kemampuan sekuritas juga ditambahkan oleh Microsoft, sehingga Microsoft megklaim versi terbarunya ini lebih stabil,aman, dan memanjakan pengguna computer ( walaupun menurut banyak orang hal-hal tersebut sudah ada pada Windows XP).
Windows 7
Rilis selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7 yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain. Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop (tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur itu membuat Windows 7 menjadi menarik.
Windows 8
Windows 8 adalah versi selanjutnya dari Microsoft Windows, serangkaian sistem operasi yang diproduksi oleh Microsoft untuk digunakan pada komputer pribadi, termasuk komputer rumah dan bisnis, laptop, netbook, tablet PC, server, dan PC pusat media. Salah satu metode untuk mencapai hal tersebut adalah dengan mengurangi beban pemakaian RAM di dalam Operating System. Penghematan penggunaan RAM di Windows 8 dipastikan dapat secara signifikan memperpanjang penggunaan PC yang memakai baterai (laptop ataupun tablet PC) karena RAM merupakan salah satu komponen di komputer yang paling banyak memakai arus listrik.
Windows 10
Windows sengaja tidak mengeluarkan versi windows 9 dikarenakan para users akan menganggap windows 9 yang dipakai adalah windows 95 atau windows 98 karena berawalan 9, jika itu terus dipakai akan berbahaya. Maka dengan itu Windows langsung memproduksi windows 10 untuk menggantikan windows 9 yang tidak boleh diproduksi. Windows ini adalah versi terbaru dari semua software windows dengan segala kecanggihannya membuat satu dari sekian software Operating System ini banyak digandrungi oleh masyarakat, simpel, menarik, dan canggih.
Dengan sistem operasi Windows maka semua pekerjaan jauh lebih mudah dijalankan, OS pada komputer atau laptop sangat mendukung perkembangan bisnis dan juga perekonomian saat ini. Hampir semua perusahaan menggunakan sistem operasi Windows untuk memudahkan pengolahan data.
3. Sejarah Sistem Oprasi MAC
Sejarah dan Perkembangan Sistem Operasi MacOS
Macintosh Operating System atau yang biasa dikenal dengan MacOS adalah sebuah sistem operasi komputer yang dirilis oleh perusahaan ternama Apple Corporation. Sistem operasi ini dipublikasikan pada Januari 1984 melalui iklan Super Bowl. Sistem operasi ini merupakan software yang pertama kali menggunakan sistem GUI (Graphical User Interfaces) jauh sebelum Windows menggunakannya.
Terciptanya MacOs ini tidak luput dari orang-orang penting di dalamnya, yaitu Bill Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld.
Pada awal penciptaannya, MacOS menghadirkan fiturnya yang hampir sama dengan Windows 95 dan MacOS juga dibuat sederhana dengan tujuan agar dapat diakses dengan mudah dan cepat oleh semua orang. Apple sengaja menyembunyikan sistem operasi aslinya tujuannya untuk membedakan Mac OS dengan MS-DOS yang jauh lebih mudah untuk dipakai daripada Mac OS. Di dalam perkembangannya, Macintosh OS memiliki 2 jenis, yakni Mac OS klasik serta Mac OS X.
Perkembangan Mac OS Dari Masa ke Masa
Setelah terciptanya Macinthos Oprating Sistem, perusahaan Apple ini tidak luput dari pengembangan ciptaannya agar lebih baik di setiap tahunnya. Berikut ini merupakan sejarah perkembangan MacOS dari masa ke masa.
- System 1 (Tahun 1984)
Pada tahun ini, Apple Inc. belum menamai sistem operasinya MacOS melainkan System 1. OS versi ini dirilis pada tanggal 24 Januari 1984, dan Apple membuat OS ini menjadi satu-satunya OS yang sudah memiliki sistem GUI (Graphical User Interfaces), dan sejak itu, GUI jadi pionir perkembangan dari OS lainnya. Akan tetapi OS ini belum bisa menjalankan fitur Multitasking.
- System 2 (Tahun 1985)
Pada April 1985 Aplle merilis OS barunya yaitu System 2, OS ini merupakan pembaruan dari OS sebelumnya, yang mana didalamnya sudah dilengkapi oleh Finder 4.1 serta Mini Finder yang mana berfungsi untuk membuka aplikasi dengan lebih cepat. System 2 ini jugs menyuguhkan fitur barunya yaitu pengambilan screenshot yang bisa digunakan dengan menekan tombol Shift + Command + 3 pada keyboard. System 2 ini juga bisa men-shutdown komputer melalui menu yang disediakan.
- System 3 (Tahun 1986)
Di tahun kali ini, MacOS merilis versi 3.0 berbarengan dengan diperkenalkannya MacPlus. Versi 3.0 ini dirilis pada Januari 1986 dengan hadirnya Finder 5.1, yang mana versi 3.0 ini mampu menjalankan performanya dengan lebih cepat dibanding versi sebelumnya. Hal Ini dikarenakan adanya teknologi Disk Cache yang akan menyimpan kegiatan yang sering dilakukan di memori. Satu bulan kemudian System versi 3.1 dirilis dan selanjutnya System versi 3.2 juga rilis pada Juni 1986 dan System versi 3.3 pada Januari 1987.
- System 4 (Tahun 1987)
Versi selanjutnya yaitu System 4, yang dirili pada Maret 1987 dengan Finder 5.4. Pada perilisannya kali ini, perubahan yang ada tidak begitu berarti, hanya memperbaiki bugsnya saja. System 4 ini bisa dijalankan di MacOS dengan kapasitas RAM 512Kb. Barulah pada pada satu bulan berikutnya, Apple merilis System versi 4.1 dengan versi Finder 5.5 dan hanya bisa dijalankan di MacOS dengan kapasitas RAM 1 Mb lebih.
- System 5 (Tahun 1987)
Pada tahun yang sama, Apple kembali merilis versi teranyarnya dari versi sebelumnya yaitu System 5 dengan versi Finder 6.0, akan tetapi nama versi itu merupakan perubahan nama dari System 4.0 karena awal nama versi pada bulan ini ialah System 4.0. Versi ini dirilis pada bulan Oktober 1987, yang mana pada versi kali ini para pengguna bisa melakukan Copy-Paste dengan lebih mudah dan dengan dilengkapinya Progress bar dan tombol cancle. Pada versi System 5 ini pula, Apple memperkenalkan fitur Multitasking dengan adanya MultiFinder. Selanjutnya, Aplle merilis kembali versi barunya yaitu System 4.3 dengan Finder 6.0 atau biasa disebut juga System 5.1 pada bulan November 1987.
- System 6 (Tahun 1988)
Perusahaan Apple yang mulai sukses ini, kembali merilis versi teranyarnya kembali yaitu System 6, yang mana versi ini dirilis pada Juni 1988. Pada versi kali ini, Apple menyuguhkan performa sistem operasinya yang lebih stabil dan berjangka waktu yang cukup lama. OS kali in dapat berjalan dengan sangat cepat dibanding versi sebelumnya, dan juga System 6 ini bisa menjalankan Floppy Disk hanya dengan kapasitas RAM 300-400 Kb saja, yang tentunya masih banyak sisa RAM yang dapat digunakan untuk Aplikasi lainnya.
Sejarah linux dimulai pada tahun 1991 oleh pria kebangsaan Finlandia bernama Linus Torvalds. Seorang Linus Torvalds muda, tepatnya saat menjadi mahasiswa mulai membagikan source code (kode sumber) kernel linux via internet seukuran disket.
Pada waktu itu ia tidak pernah menyangka apa yang diperbuatnya akan melahirkan bisnis tak ternilai di kemudian hari. Linus muda juga tidak pernah menyangka bahwa sistem operasi linux akan menjadi sistem operasi yang paling menjanjikan. Itulah awal mula sejarah dan perkembangan linux.
istem operasi linux terbaru ini bisa juga dibenamkan dalam server, tablet PC, komputer dekstop, handphone, PDA, GPS, mobil, robot, bahkan hingga pesawat buatan NASA.
Sejarah Linux Lebih Lengkap
Berawal pada tahun 1969, para peneliti dari AT&T’s Bell Laboratories mulai mengimplementasikan sistem operasi Unix. Kemudian hasil eksperimen itu dirilis pertama kali pada 1971 menggunakan bahasa assembly sebelum kemudian pada 1973 diubah menjadi bahasa C.
Nah, penggunaan bahasa tingkat tinggi pada waktu itu membuat sistem operasi unix bisa dengan mudah digunakan di banyak platform komputer. Lalu unix terus melambung dengan pesat dengan diberikannya lisensi gratis oleh AT&T’s Bell Laboratories.
Akan tetapi, pada 1984, unix dijual sebagai produk berbayar karena AT&T memutuskan untuk memisahkan diri dari Bell Lab.
Dimulai awal tahun 1990, program untuk sistem operasi unix telah berhasil diperbanyak dan mulai dilengkapi meski elemen seperti kernel masih belum terlengkapi.
Karena itulah, Linus Torvalds mulai tertarik dengan OS jika saja waktu itu sudah ada kernel GNU tentu dia tidak akan memulai proses pembuatannya.
Nah, pada 1991 inti sejarah linux dimulai. Jadi, Linus sebagai mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu mulai penasaran dengan sistem operasi. Tapi, ia frustasi karena lisensi MINIX waktu itu cuma bisa diakses untuk kepentingan pendidikan. Karena itulah ia membuat kernel sendiri yakni Linux.
Ia pun mengembangkan Linux di MNIX sampai matang. Kemudian Linus mengganti lisensi MINIX jadi GNU GPL. Kemudian, pengembangan terus dilakukan oleh para profesional hingga terjadi integrasi antara Linux kernel dengan komponen GNU.
Kolaborasi tersebut menghasilkan sistem operasi gratis yang dapat melakukan fungsinya dengan utuh.
Dulunya Linus Torvalds ingin memberi nama kernelnya dengan nama Freak, gabunagn dari free, freak, dan Unix. Bahkan di awal pekerjaannya, ia sudah memberi nama Freak di beberapa file. Pada waktu itu, ia pun sempat mempertimbangkan nama “LINUX” tapi ia hiraukan karena dianggap mementing kepentingan prbadi.
Nah, baru pada masa perkembangan, file hasil pembutan diunggah pada FTP server. Kemudian, salah seorang kawannya di FTP Server menilai bahwa nama Freax kurang menarik.
Tanpa konsultasi dulu dengan Linus, ia mengubah nama dari project menjadi LINUX. Pada akhirnya Linus teteap menyetujui penggantian nama tersebut dan sejak saat itulah nama LINUX dipakai hingga saat ini dan melengkapi sejarah linux sampai sekarang.
5. Sejarah Sistem Oprasi Android
Sejarah perkembangan Android dimulai tahun 2003 saat Andy Rubin, Rich Miner, Chris White dan NIck Sears mendirikan Android, Inc. Sebuah perusahaan besar di Palo Alto, California yang kemudian dipinang oleh Google pada tanggal 17 Agustus 2005.
Di bawah naungan Google, android menghilang dan tidak melahirkan apapun sampai pertengahan tahun 2008. Hingga pada 22 Oktober 2008, HTC Dream diluncurkan sebagai ponsel seluler komersial pertama yang berbasis Android.
Dua tahun setelahnya, ponsel pintar seri Nexus One diluncurkan oleh Google dengan bantuan HTC selama proses pembuatan. Hingga akhirnya melahirkan berbagai brand dari OEM yang berbeda seperti Asus, Samsung, LG dan lain sebagainya.
Selanjutnya perangkat Android mulai berkembang pesat dan menenggelamkan para pesaingnya. Bersama dengan perubahan, perkembangan dan perbaikan fitur yang membuat performa android lebih optimal.
Versi-versi Android
1.Android Astro 1.0 (Alpha)
Versi Android 1.0 ini dirilis pada 23 September 2008 dengan nama Alpha yang digunakan pada ponsel jenis HTC Dream.
2.Android Bender 1.1 (Beta)
Pada versi 1.1 rilisan 9 Februari 2009, google play store meluncur dengan nama android market.
3.Android Cupcake 1.5
Pada 27 April 2009, android versi 1.5 dengan nama cupcake dirilis secara komersil bersama fitur on-screen keyboard.
4.Android Donut 1.6
Android merilis versi donut 1.6 pada 15 September 2009 dengan mendukung teknologi CDMA/EVDO, 802.1 x, VPNs.
5.Android Eclair 2.0 – 2.1
Kemunculan Eclair 2.0 – 2.1 pada 26 Oktober 2009, menggeser fungsi peta konvensional dengan fitur navigasi Google maps.
6.Android Froyo 2.2
Versi froyo atau frozen yoghurt rilis pada 20 Mei 2010 dengan berbagai fitur perbaikan pada sistem yang sudah ada.
7.Android Gingerbread 2.3
Gingerbread 2.3 rilis pada 6 Desember 2010 dengan mengutamakan beberapa pembaharuan.
8.Android Honeycomb 3.0/3.1
Android meluncurkan versi honeycomb 3.0/3.1 pada 22 Februari 2011 untuk penggunaan OS android pada tablet.
9.Android Ice Cream Sandwich 4.0
Fitur yang ada pada versi tablet dimasukkan dalam Ice Cream Sandwich 4.0 yang diluncurkan pada 19 Oktober 2011.
10.Android Jelly Bean 4.1/ 4.2/ 4.3
Google now yang berfungsi untuk voice assistant diperkenalkan bersama dengan peluncuran versi Jelly Bean 4.1 di tahun 2012. Sedangkan fitur photo sphere, daydream dan lain-lain ada di versi 4.2, yang mana semua versi dimutakhirkan pada versi 4.3.
11.Android Kitkat 4.4
Key Lime Pie atau kitkat 4.4 yang rilis pada 31 Oktober 2013 hanya akan berjalan optimal pada perangkat dengan RAM minimal 512 MB.
12.Android Lollipop 5.0
12 November 2014 adalah waktu peluncuran Lollipop 5.0 yang membuat perubahan pada desain User Interface.
13.Android Marshmallow 6.0
Marshmallow 6.0 muncul bersama fitur canggih seperti search bar, sensor sidik jari dan sebagainya pada 5 Oktober 2015.
14.Android Nougat 7.0
Nougat 7.0 membuat perubahan besar sejak muncul pada 23 Agustus 2016 dengan 63 emoji baru dan multi-window.
15.Android Oreo 8.0
Oreo 8.0 hadir pada 21 Agustus 2017 dengan fitur-fitur yang multitasking serta penampilan UI yang lebih rapi.
17.Android Pie 9.0
Pie 9.0 dirilis pada 6 Agustus 2018 dengan membawa smart reply, digital wellbeing, adaptive battery dan lain-lain.
18.Android 10
Salah satu alasan versi ke 10 dinamakan Android 10 dikarenakan tidak adanya nama makanan yang berawalan Q.
Berdasarkan informasi, android 11 akan dirilis pada tahun 2020, namun tepatnya kapan belum ada kepastian.
Jadi itu adalah sejarah sistem oprasi komputer DOS sampai dengan Android.
Sumber :
https://www.nesabamedia.com/pengertian-dos-beserta-fungsi-dan-sejarah-diciptakannya-dos-lengkap/
https://dumairitkj1.wordpress.com/artikel-2/ijl/sistem-operasi/
https://pptik.unida.gontor.ac.id/sejarah-dan-perkembangan-sistem-operasi-windows/
https://caloninsinyure.com/content/sejarah/2019.10.21_011_Sejarah_Sistem_Operasi_Macintosh.html
https://qwords.com/blog/sejarah-linux/
https://qwords.com/blog/sejarah-android/
file:///C:/Users/Pertamina%20EP/Downloads/sejarah-sistem-operasi%20(1).pdf
Tidak ada komentar:
Posting Komentar